Detail Cantuman Kembali

XML

perubahan luasan substrat dasar terumbu karang di perairan pulau kapoposang, sulawesi selatan


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sebaran jenis dan perubahan luasan terumbu karang di wilayah perairan Pulau Kapoposang, Sulawesi Selatan khususnya di wilayah perairan bagian Timur dan Tenggara. Keberadaan terumbu karang dapat dideteksi melalui teknologi penginderaan jauh dengan menggunakan citra satelit Landsat 7-ETM+(2002), Landasat 8 (2013) serta SPOT-6 (2015). Metode yang digunakan dalam pemetaan substrat dasar perairan adalah transformasi Lyzenga, perhitungan luas penutupan karang pada saat survei dengan menggunakan metode foto transek dan perhitungan tutupan karang dengan menggunakan software CPCe 4.1. Lokasi pengambilan data lapangan terletak diantara 4° 41’ 39,46 LS-118° 57’ 17,89” BT dan 4° 42’ 19,01 LS-118° 58’ 0,97” BT. Hasil perhitungan persentase luas tutupan karang hidup di sekitar perairan berturut-turut pada tahun 2002, 2013 dan 2015 adalah 425,97 ha, 247,14 dan 262,65 ha. Sementara itu, tutupan karang hidup di wilayah perairan bagian Timur dan Tenggara berturut-turut pada tahun 2002, 2013 dan 2015 tercatat seluas 39,33 ha, 31,57 ha dan 32,28 ha. Hal ini desebabkan adanya recovery terumbu karang di berbagai wilayah perairan ini. Hasil survei yang dilakukan pada Juni 2015, menunjukkan bahwa persentase penutupan luasan terumbu karang di wilayah perairan bagian Timur dan Tenggara tercatat sebesar 71,11% dan tergolong tutupan baik. Pengamatan tingkat kecerahan di lokasi pengamatan adalah 100%, dengan salinitas sebesar 32,6‰ dan temperatur perairan berkisar antara 29 hingga 30,2°C.
Denysyah Dwi Angky - Personal Name
Viv Djanat Prasita - Personal Name
Gathot Winarso - Personal Name
624.16.10 Den p
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2016
Surabaya
56 p. : ill. ; 29 cm.
Skripsi
LOADING LIST...
LOADING LIST...